Skip to Content
K3 & Regulasi

Riksa Uji Lift: Aturan K3, Jadwal, dan Persiapannya

· Tim Teknis GMK

Barikade K3 dipasang di depan pintu lift selama pemeriksaan oleh teknisi GMK

Panduan riksa uji lift untuk pengelola gedung: dasar aturan K3 Kemnaker, kapan pemeriksaan dilakukan, dokumen yang perlu disiapkan, dan peran kontraktor maintenance.

Apa itu riksa uji lift

Riksa uji adalah pemeriksaan dan pengujian lift untuk memastikan lift aman dipakai sesuai ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pemeriksaan dilakukan oleh pihak yang berwenang, bukan oleh pengelola gedung sendiri.

Di Indonesia, ketentuan K3 untuk lift dan eskalator diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2017 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Elevator dan Eskalator.

Kapan riksa uji dilakukan

  • Pemeriksaan dan pengujian pertama, sebelum lift baru mulai digunakan.
  • Pemeriksaan dan pengujian berkala, secara rutin selama lift masih beroperasi.
  • Pemeriksaan khusus, misalnya setelah lift dimodernisasi, mengalami perubahan besar, atau setelah terjadi kecelakaan.

Siapa yang terlibat

Pengujian dilakukan oleh pengawas ketenagakerjaan spesialis atau ahli K3 dari perusahaan jasa K3 yang ditunjuk. Pemeliharaan dan perbaikan lift sehari-hari dikerjakan oleh teknisi yang memiliki lisensi K3 elevator dan eskalator.

Hasil riksa uji yang memenuhi syarat menjadi bukti tertulis bahwa lift layak dioperasikan. Bukti ini juga sering diminta saat pengurusan perizinan gedung dan audit dari pemilik atau penyewa.

Dokumen dan persiapan sebelum riksa uji

  • Data teknis lift: merek, tipe, kapasitas, kecepatan, dan jumlah lantai.
  • Gambar instalasi dan dokumen dari pemasangan atau modernisasi terakhir.
  • Laporan maintenance berkala dan catatan perbaikan.
  • Data teknisi dan kontraktor maintenance yang merawat lift.
  • Hasil riksa uji sebelumnya, jika ada.
  • Pastikan semua alat pengaman berfungsi: rem pengaman (safety gear), governor, saklar batas, sensor pintu, alarm, dan interkom.
  • Siapkan akses ke ruang mesin, ruang luncur, dan pit lift pada hari pemeriksaan.

Peran kontraktor maintenance

Kontraktor maintenance yang baik membantu gedung siap menghadapi riksa uji: memeriksa alat pengaman lebih awal, memperbaiki temuan sebelum pemeriksaan, menyiapkan dokumen teknis, dan mendampingi saat pengujian berlangsung. Jika ada temuan dari penguji, kontraktor menindaklanjutinya sampai lift dinyatakan memenuhi syarat.

Ketentuan teknis dapat berubah dari waktu ke waktu, jadi selalu cocokkan jadwal dan persyaratan dengan Dinas Tenaga Kerja setempat. Tim GMK siap membantu menyiapkan lift dan dokumen gedung Anda.

Ada pertanyaan soal lift di gedung Anda?

Konsultasi gratis, survei lokasi, dan penawaran harga resmi.

Artikel lainnya